“Whistleblower” Skandal Media Tewas | Berita Unik dan Menarik

Sean Hoare, mantan wartawan show-business News of the World yang menjadi salah seorang wartawan pertama yang menuduh Andy Coulson mengetahui penyadapan telepon oleh para anggota stafnya, ditemukan tewas. Coulson adalah bekas editor News of the World dan sempat menjadi direktur komunikasi Perdana Menteri Inggris David Cameron.

Hoare, yang bekerja untuk The Sun dan News of the World bersama Coulson sebelum dipecat karena terlilit masalah minuman keras dan obat-obatan, ditemukan meninggal di rumahnya di Watford. Polisi Hertfordshire tidak mengonfirmasi identitasnya, tetapi mengatakan dalam sebuah pernyataan, “Pada pukul 10.40 hari ini (Senin, 18 Juli), polisi dipanggil ke Langley Road, Watford, menyusul keprihatinan akan kondisi seorang pria yang tinggal di sebuah alamat di jalan itu. Setelah polisi dan ambulans tiba di alamat tersebut, sesosok mayat ditemukan. Pria tersebut dinyatakan meninggal sesaat setelah itu di tempat kejadian. (Sebab) kematian itu untuk sementara tidak dapat dijelaskan tetapi tidak dianggap mencurigakan. Investigasi polisi atas peristiwa itu sedang berlangsung.”

Harian The Guardian melaporkan, Hoare baru-baru ini mengalami cedera hidung dan kaki dalam sebuah kecelakaan. Tidak jelas apakah cedera tersebut terkait dengan kematiannya.

Hoare secara terbuka menuduh News of the World telah menyadap telepon dan menggunakan “pinging”, sebuah metode untuk melacak telepon seluler seseorang dengan menggunakan teknologi yang seharusnya hanya polisi dan pejabat keamanan yang bisa mengaksesnya, demikian menurut laporan New York Times. Hoare adalah salah satu dari beberapa sumber yang mengizinkan namanya ditulis ketika berbicara dengan Times tahun lalu untuk sebuah laporan investigasi tentang tuduhan penyadapan telepon oleh tabloid Inggris, News of teh Wolrd, itu.

Dia secara khusus ia menuduh Andy Coulson, mantan editor News of the World, telah melakukan kesalahan. Times menggambarkan Hoare sebagai seorang mantan “teman dekat Coulson.”

“Kedua orang itu pertama bekerja sama di The Sun, di mana, Hoare mengatakan, ia memutar rekaman yang disadap untuk Coulson,” tulis Times dalam laporannya September lalu. “Di News of the World, kata Hoare, dia terus menginformasikan Coulson tentang perburuannya. ‘Coulson secara aktif mendorong saya untuk melakukan itu (penyadapan),’ kata Hoare,” sebagaimana dilaporkan Times.

Laporan itu menambahkan, Hoare mengatakan, ia “dipecat dalam periode ketika dia tengah berjuang mengatasi masalah obat-obatan dan alkohol. Dia mengatakan, dia sekarang mengungkapkan skandal yang melibatkan dirinya itu, yang mencakup pembobolan pesan-pesan milik selebriti seperti David dan Victoria Beckham, karena tidak adil bagi media seperti News of the World untuk menyalahkan hanya “seorang reporter yang meliput keluarga kerajaan”.

“Coulson menolak berkomentar atas artikel itu tetapi menyatakan bahwa ia tidak mengetahui penyadapan tersebut,” kata laporan tersebut. Coulson bekerja untuk Cameron sampai polisi meluncurkan investigasi baru tentang penyadapan telepon itu pada Januari lalu. Coulson kemudian mengundurkan diri dengan masih menyatakan dirinya tidak bersalah. Namun ia mengatakan, dirinya telah menjadi gangguan bagi sang Perdana Menteri.

Pekan lalu, Times melaporkan bahwa Hoare juga menjelaskan “pinging” yang dilakukan surat kabar itu. “Pinging” merupakan sebuah istilah untuk mencari seseorang dengan menggunakan nomor telepon selulernya, sesuatu yang hanya penegak hukum dan aparat keamanan yang diperbolehkan untuk melakukan hal itu, lapor Times. Hoare mengatakan bahwa ketika ia bekerja di sana, ‘pinging’ berbiaya hampir 500 dollar AS untuk setiap kesempatan,” lapor Times.

Seorang mantan editor di News of the World, yang tak mau namanya disebutkan, membenarkan Hoare, lapor Times. Koran itu, yang mengutip dua mantan wartawan News of the World melaporkan, orang-orang di kepolisian telah disuap untuk menggunakan teknologi itu dalam menentukan lokasi orang.

The Guardian juga berbicara dengan Hoare pekan lalu. Dia mengatakan kepada koran itu, “omong kosong” kalau Coulson mengaku tidak menyadari ‘pinging’. Ia menegaskan, “rantai komando merupakan salah satu disiplin mutlak” di News of the World.

Menurut Guardian, Hoare berulang kali mengungkapkan harapan agar pengungkapan skandal penyadapan itu bisa membersihkan jurnalisme. Ia mengatakan, dirinya telah memutuskan untuk ‘meniup peluit’ tentang aktivitas dari beberapa mantan koleganya di News of the Wolrd dengan tujuan itu, membersihkan jurnalisme dari praktik tercela, lapor Guardian, Senin.

Masih menurut Guardian, Hoare menegaskan bahwa ia tidak mendapatkan uang dari mengisahkan skandal tersebut.

Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to Facebook

Yahudi Dan Ilmu Psikolog | Berita Unik dan Menarik

Oleh: Pizaro

Psyche Sebuah Warisan Kaballah: Membongkar Teologi Yahudi dalam Pencetusan Ilmu Psikologi

Anda tahu bagaimanakah sebenarnya istilah Psikologi muncul? Tolong jangan ambil buku psikologi anda dulu. Karena disitu anda tidak akan pernah menemukan jawaban yang sebenarnya saya inginkan. Atau karena jabatan anda mahasiswa, psikolog dan konselor mungkin dengan itu bisa sekedar meredakan ketidakoptimisan saya? Ya sekalipun anda mahasiswa strata satu, bergelar master, atau mungkin saudara anda bertitel Profesor Psikologi sekalipun. Ini bukan saya mengecilkan arti pribadi anda, atau saya pesimis tentang wawasan keilmuan anda. Saya yakin anda orang hebat, tapi saya tidak yakin kurikulum keilmuan kita selama ini menampilkan fakta apa adanya tanpa aurat. Karena sekarang kita sedang berbicara tentang bagaimana sebuah rahasia disusun rapih. Tentang sebuah makna konspirasi yang tidak bisa dibaca dengan mata telanjang. Tentang bagaimana sebuah perkumpulan bawah tanah yang sedang bergerak membangun dunia. Dan tentang bangunan sistem nilai yang tengah dirancang untuk membuat tatanan dunia baru dengan menyingkirkan sistem yang kita yakini.

Suatu ketika Almarhum Sukanto MM, salah seorang akademisi yang begitu konsen terhadap Psikologi, sekaligus pencetus Nafsiologi, merasa keheranan yang luar biasa. Ia begitu bingung kenapa nama Psikologi harus dicomot dari istilah Psyche, gubahan Plato, filosof Yunani Kuno klasik dari 25 abad yang lalu itu. Padahal Plato hanya memberikan sinyal Psyche dari hasil lamunan semata, bersifat insitingtif dan pastinya spekulatif. Jika ditelusuri lebih jauh Plato dalam hipotesanya membagi manusia menjadi tiga bagian, yakni, akal, afeksi, dan nafsu. Akal menjuntai dikepala, afeksi terletak di dada, dan nafsu berada di perut.

Almarhum Sukanto menangkap jelas bahwa struktur Psyche Plato mengalami invaliditas kebenaran ilmiah. Alhasil Psikologi Plato telah kadung dicap gagal untuk menyerap aspirasi publik modern yang haus atas nafas keshahihan sebuah ilmu.

Selanjutnya, pengajar di Universitas Islam Batik Solo tersebut mengatakan gagasan Aristoteles dengan Entelechi-nya sedikit lebih baik, ketimbang mengacu kepada trilogy Plato itu. Sebab spekulasi yang sifatnya elementer seperti yang Plato cetuskan amat sukar dibuktikan. Ini bisa dipahami karena konsep Niskala Plato menjadi rumit untuk diendus dengan kemampuan Inderawi. Dan mosi ketidakpercayaan atas Psikologi menjadi tidak terelakkan.

Fakta menarik ditemukan bahwa sedari dulu Aristoteles sebagai murid Plato sendiri memang meyangkal adanya psyche yang diurai gurunya tersebut. Menurut Aristoteles, entelechi dengan badan membentuk kesatuan total sebagai susunan monodualis, bukan susunan dikotomi seperti dugaan Plato. Nah lho… Mungkin Pak Kanto, ingin berujar, “Terus buat apa kita gembar-gembor kan kata Psikologi? Konyol bukan?”

Andai Pak Kanto masih hidup saya ingin sekali mengajaknya minum teh hangat ditemani roti di pinggiran kedai kopi dalam romansa Kota Solo yang militan. Sebagai alumnus jurusan Konseling dan beberapa kali terpaksa terjebak dalam Pengkajian Psikologi, sampai botak pun saya belum menemukan dalam buku studi ilmu jiwa tercanggih sekalipun bahwa sisi gelap mengungkapkan ternyata Plato adalah seorang penganut Kaballah Sejati. Jika anda belum mengenal Studi tentang Yahudi, singkatnya Kaballah adalah “satanic ideology” yang dari zaman Mesir Kuno dan hingga saat ini telah mewarnai pemikiran keilmuan dunia demi kelanggengan Hegemoni ajaran Yahudi. Mengacu pada mos tersebut, tak berlebihan bahwa nama Kaballah adalah sisi terpenting dalam entitas Sistem Nilai Yahudi yang akan menguasai dunia kelak. Kesemuanya itu popular dalam sebutan New World Order: Sistem Dajjal, kata Ahmad Thompson.

Seperti kepercayaan Mesir purba, Kabbalah menolak keras bahwa hakikat material terjadi dari yang sebelumnya tidak ada menjadi ada. Kabbalah juga memvonis penciptaan manusia ala Islam menjadi sebuah isu semata. Bagi Kaballah, manusia adalah reinkarnasi, persis seperti teori evolusi Darwin. Individu juga tidak boleh diatur dalam sekat-sekat agama, karena manusia haruslah bebas membuat apa saja yang mereka kehendaki. Bagaimana mungkin manusia menjadi ampuh untuk diatur sedangkan individu adalah pusat materi. Dari titik tolah inilah timbul gagasan humanisme yang dalam psikologi bernama psikologi humanistik.

Jama’ah Psikologi yang sejatinya atheis ini mencapai ribuan. Sayangnya didalamnya ada dosen, anggota Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI), pengurus Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN), anggota Ikatan Mahasiswa Muslim Psikologi (IMAMUPSI) sekalipun, sampai mahasiswa Ushuluddin, Bimbingan Konseling (BK) dan Psikologi semester tingkat akhir. Kata mereka, Psikologi Humanis lebih dekat dengan manusia. Ya betul, dekat dengan manusia, sekaligus jauh dari Tuhan. Mengutip apa kata Harun Yahya, Humanis yang sejatinya paham atheis ini telah berhasil menipu ilmuwan, apalagi mahasiswa. Pada edisi berikutnya insya Allah akan penulis bahas.

Untuk lebih jeli memperhatikan pergerakan mereka, David Livingstone harus sampai menulis sebuah artikel monumental berjudul, Plato The Kabbalist. Disitu ia menulis bahwa harus menjadi keprihatinan kita bahwa gurita Filsuf Kabbalis seperti Plato ini telah menjadi pilar banyak doktrin yang telah melanda abad kedua puluh. Dan konyolnya, satu-satunya alasan dia telah mencapai reputasi besar adalah bahwa dalam rimba sejarah Barat dan Timur, tradisi okultisme Plato telah dianggap sebagai “godfather” dari berbagai doktrin, dan sebagai wakil besar dari orang-orang yang berhubungan dengan tradisi kuno Kabbalah.

Pada sisi lain, ajaran Kaballah tanpa terendus mata kemudian berkembang biak dengan baik dalam alam konspirasi keilmuan yang dilakukan Freemasonry (perkumpulan rahasia Yahudi). Padahal tradisi tersebut bertentangan dengan semangat ilmu, sebab tradisi Kabballah berasal dari peradaban jahiliah Mesir Purba, Yunani Purba, dan Rom yang telah membangun pra konsepsi akan sebuah atheisme sains. Di mana mereka yang seperti Fir’aun ini tidak mengakui wujud dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Cara mereka untuk melanggengkan jalan ini adalah dengan membina Heliopolis dan Memphis di mana tempat ini adalah sumber ilmu pengetahuan dan sains. Nama-nama seperti Pythagoras, Plato dan Cicero adalah sederetan filsuf yang menyertai Freemason ketika itu.

Majalah Mimar Sinan menyatakan tanggungjawab Fir’aun adalah mencari cahaya yakni ilmu. Ketika itu anggota Freemason berusaha membina kuil Sulaiman untuk memuluskan misi-misinya. Kisah ini ternyata tertangkap basah dan diberi garis bawah dengan jelas oleh Al- Qur’an pada surah Az-Zukhruf, ayat 54-55

Secara gamblang, historitas pergerakan mereka seperti yang diendus Al Qur’an berkembang dengan tujuan gerakan Freemasonry secara umum memiliki empat visi yakni, Menghapus semua agama. Menghapus sistem keluarga. Mengkucarkacirkan sistem politik dunia. Selalu bekerja untuk menghancurkan kesejahteraan manusia.

Perdebatan Pscyhe dalam Teologi Kristen

Yang menarik adalah bahwa istilah ideology Kaballah dalam Psyche Plato sebelumnya sudah menjadi perdebatan sengit dalam teologi Kristen. Dalam sebuah catatan dari Wisma Gembala, dikisahkan bahwa Pada 300 tahun sebelum kelahiran Kristus, Alexander Agung (Iskandar Agung), merambah dan menjajah banyak negeri. Dari Yunani dia bergerak menaklukkan seluruh Asia Barat, lalu menaklukkan Afghanistan, bahkan sempat memasuki India, sebelum penjelajahannya berakhir.

Selama ratusan tahun, negeri Israel berada di bawah penjajahan Yunani (sebelum penjajahan Romawi), sehingga pada masa Yesus, bahasa Yunani menjadi bahasa sehari-hari di Israel. Masuk jugalah budaya dan ajaran Yunani ke dalam pemahaman para pengajar Israel di kala itu.

Selanjutnya di catatan itu dijelaskan bahwasanya Guru-guru bangsa Yunani adalah ahli-ahli filsafat yang dihormati kendati mereka tidak mengenal dan tidak mengakui Tuhannya orang Yahudi. Mereka hanya mengakui dewa-dewi. Yang Maha Tinggi, dan mereka beri sebutan ‘Theos’.

Pada esensinya, Filosof Yunani menganut paham bahwa manusia terdiri atas dua bagian saja atau biasa disebut teori Manusia-2-unsur. Pertama, unsur yang kasat mata (baca: tubuh) dan unsur yang tidak-kasat-mata yang dalam filosofi Yunani kemudian disebut ‘psyche’ dan dalam bahsa Indonesia dikenal dengan aksioma jiwa. Paham filsafat Yunani ini mengajarkan lebih jauh bahwa ‘psyche’ adalah sesuatu yang abadi dan pasti tidak dapat binasa. Hal ini tertuang dalam buku “Memperkenalkan Theologia Perjanjian Baru” hlm.72 karangan A.M.Hunter yang menjelaskan bahwa:

“Berikutnya, Kebangkitan itu menunjukkan kekalahan maut. Ini memerlukan pendefinisian yang hati-hati. Mari kita menjelaskannya dengan mengatakan, bahwa orang Kristen pertama tidak mengatakan bahwa Kebangkitan itu suatu pembuktian dramatis kebenaran bahwa manusia tinggal hidup sesudah kematian: seolah-olah suatu bukti lagi yang ditambahkan kepada serentetan bukti-bukti tentang keabadian jiwa (suatu doktrin yang bukan Yahudi, melainkan Yunani).”

Dari sini kita menjadi paham bahwa dari pemikiran filsafat Socrates dan Plato (dua orang filosof Yunani) berkembanglah apa yang kita kenal selama ini, yakni Ilmu Psikologi! Wisma gembala menjelaskan bahwa sejatinya psikologi bukanlah sebuah ilmu yang kita bayangkan sebelumnya. Selama ini kita mencicipi definisi psikologi sebagai sebuah disiplin ilmu yang mempelajari perilaku dengan metode ilmiah. Namun sejatinya psikologi tak bisa berkelit ketika tertangkap tangan tengah mencoba melenyapkan Tuhan di dalam seluruh pengajarannya dan menjalankan nilai-nilai kebadian khas Kabbalis! Baik teori intelegensi, teori kepribadian, teori sosial, atau praktik konseling.

Itu memang menjadi keniscayaan hingga kini. Bayangkan Calvin Hall dan Gardner Lindzey saja dalam tiga jilid bukunya tak satupun merumuskan tiga aliran Psikologi yang menyertakan Tuhan dalam tampilan yang sebetulnya. Setali tiga uang, John Nevid dalam Psikologi Abnormal-nya pun demikian. Ivan Pavlov lebih gila lagi mencoba menyebut manusia sebagai binatang. Sigmund Freud? jangan ditanya, orang shalat saja dibilang sakit. Ini semua bermula dari gagasan materialisme dan humanisme yang dipelajari dan dipraktekan para psikolog terhadap pasien-nya dan konselor kepada anak didiknya.

Selanjutnya, dari fakta penjajahan Yunani ini serta fakta bahwa Perjanjian Baru awalnya di tuliskan di dalam bahasa Yunani, terjadilah perembesan paham. Menurut teologi Kristen inilah rupanya yang mengakibatkan masuknya istilah ‘psyche’ (Indonesia: ‘jiwa’) ke dalam Perjanjian Baru. Di dalam Perjanjian Baru, istilah ‘jiwa’ ditemukan dalam 34-ayat, tetapi yang paling tersohor adalah yang dianggap menopang Teori Manusia yang terdiri dari 3 unsur. Pertama dalam Matius .10:28

Dan kedua dalam Ibrani.4:12,

Selanjutnya dapat diuraikan bahwa dalam waktu yang bersamaan, di Israel masih terpelihara pengajaran dari filsafat agama Yahudi, yang mengajarkan bahwa manusia terdiri atas dua bagian juga: bagian yang kasat mata (Indonesia: tubuh) dan yang tidak-kasat-mata (Ibrani: ‘ruach’; Indonesia: ‘roh’ atau ‘nafas-kehidupan’). Ini adalah Teori Manusia 2 unsur yang berasal dari Filosof Yunani, yang tidak mengakui hadirnya roh-roh. Dengan tidak mengakui adanya roh, ajaran ini juga tidak mengakui adanya Tuhan. Sebab Roh adaah bagian dari Tuhan.

Apa yang menjadi kekhawatiran para penganut Kristiani dalam melihat Psikologi sebenarnya tidak lepas dari andil ideologi humanisme yang mengklaim bahwa manusia bertanggung jawab besar terhadap keberadaannya. Kaum Kabbalis menolak intervensi Tuhan dan turut serta menyanjung Iblis sebagai alam yang membawa pencerahan atau akrab disebut dengan istilah Lucifer.

Kaum Kabbbalis mempercayai bahwa kekuasaan yang berasal dari cahaya, api dan matahari merupakan simbolisasi dari iblis. Namun tentunya mereka tampil tidak dengan rupa yang menakutkan, karena Lucifer kemudian melahirkan Illuminati yang berjalan dengan baju indah tapi bernama ideologi sains tanpa Tuhan.

Kesemuanya hadir atas nama ilmiah, demi sebuah objektifitas. Dan kita semakin mengerti bahwa istilah ilmu itu objektif dan mestilah empiric, lahir dari gagasan ini, termasuk psikotes yang sarat positivistik. Seperti yang sudah penulis uraikan, bahwa kesemua itu pada dasarnya adalah tipuan semata dan taktik bagaimana Barat ingin membunuh Tuhan tanpa meninggalkan jejak.

Dialektika Psyche dalam perdebatan teologi Kristen menjadi semakin menarik untuk diungkap, karena pada dasarnya Psyche ini memiliki andil terbesar untuk menjerumuskan kaum Kristiani dalam rimba sains minus Tuhan yang sebelumnya tidak pernah dibayangkan oleh Gereja.

Jika kita teliti mendalam, kekhawatiran itu sebenarnya tidak saja mendera Gereja. Kita bisa menyimpulkan bahwa Istilah Psyche inilah yang memiliki pengaruh besar dalam perjalanan Psikologi. Studi ilmu yang hakikatnya dalam Islam dinilai sebagai upaya mendekatkan kita kepada jalan takwa, diubah sedemkian rupa untuk menjatuhkan umat muslim pada lubang yang ditutupi daun bernama misi menghapus agama. Korbannya adalah kita-kita semua, murid kita, anak kita, dan lebih bahaya lagi masa depan serta akidah kita.

Jalan terang dari Islam untuk melawan Hegemoni Yahudi

David Livingstone melihat doktrin Kabbala kepada hal yang lebih mendalam lagi. Bahwa filsafat yang kadung kita sebut sebagai pucuk ilmu, ternyata semata-mata merupakan perampasan ide-ide dari orang Majus Babel, yang pada gilirannya dipengaruhi oleh ide-ide Kabbalistik Yahudi awal.

Tanpa dinyana thesa Livingstone telah merasuk ke puluhan ribu fakultas dan jurusan Psikologi yang ada di dunia, termasuk seratusannya bercokol di Negara penduduk Muslim ini. Adnin Armas MA dalam sebuah kesempatan pada kajian keislaman di INSIST mengungkapkan sebuah fakta. Ia mengungkapkan sebuah perjalanan ilmu yang coba disangkutkan kepada Sistem Peradaban Yunani. Isitah-isitlah ilmu yang mestinya menjadi domain yang khas Islam, tak bisa dielakkan selalu dibenturkan kepada peradaban Yunani. Kita ketahui bersama bahwa isitlah segala ilmu dan peradaban kerap diacarikan akarnya dari peradaban Yunani, seperti contoh Demokrasi, dari kata Yunani Demos Kratos. Antropologi, anthropos dan logos. Padahal secara jujur filosofi Yunani tidak menyumbangkan makna “Tuhan” bagi umat Islam. Cenderung merusak dan jauh dari harapan.

Ditambahkan oleh Armas, mengutip atas apa yang diteliti oleh Adi Setia dalam Thesisnya di ISTAC, Malaysia, bahwa peradaban Yunani ternyata tidak berdiri tunggal. Corak filsafat Yunani memiliki rumpun yang muaranya bisa “diprovokasi” pada pengaruh kuat peradaban Mesir Kuno. Sebuah peradaban yang sebelumnya telah eksis.

Balik kepada perdebatan awal, istilah Psyche yang diungkapkan oleh Plato, memang tidak hanya mengalami kecacatan ilmiah dalam literature saintifika, tapi juga menjadi semakin terang kekeliruannya ketika Islam ikut bermain untuk menjawab dalam carut marut ini. Dalam warisan epistemologi Islam, gagasan Psyche tidaklah menegasikan tentang arti Tuhan.

Pak Sukanto Mulyomartono dalam bukunya Nafsiologi Suatu Pendekatan Alternatif atas Psikologi, lebih khusus menampik aksara psyche dan menyebut psikologi dengan istilah baru, yakni “Nafsiologi.” Penggunaan istilah ini disebabkan objek kajian psikologi dalam Islam adalah al-nafs, yaitu aspek psikopisik pada diri manusia. Term al-nafs tidak dapat disamakan dengan term soul atau psyche dalam psikologi kontemporer Barat dan Plato, sebab al-nafs merupakan gabungan antara substansi jasmani dan substansi ruhani, sedangkan soul atau psyche hanya berkaitan dengan aspek psikis manusia.

Sukanto melanjutkan bahwa jika Psyche adalah simbiosa hasil pikiran manusia, maka nafsiologi membahas nafs yang pengertiannya diambil dari Al Qur’an. Abdul Mujib, Profesor Psikologi Islam dari UIN Jakarta, melihat bahwa nafs dalam konteks ini berarti psikofisik manusia, yang mana komponen jasad dan ruh telah bersinergi, tidak terpisah seperti apa kata Plato. Apabila ia berorientasi pada jasad, maka perilakunya akan buruk, tetapi apabila mengacu pada natur ruh kehidupannya akan menjadi baik. Pada momen ini manusia memiliki kebebasan berkehendak yang memungkinkan manusia secara sadar mengarahkan dirinya ke arah keluhuran dan kesesatan.

Berbeda dengan Psikologi modern saat ini, Islam membicarakan aspek-aspek dan perilaku kejiwaan manusia. Aspek-aspek kejiwaan dalam Islam berupa al-ruh, al-nafs, al-kalb, al-‘aql, al-dhamir, al-lubb, al-fu’ad, al-sirr, al-fithrah, dan sebagainya. Masing-masing aspek tersebut memiliki eksistensi, dinamisme, proses, fungsi, dan perilaku yang perlu dikaji melalui al-Qur’an, al-Sunnah, serta dari khazanah pemikiran Islam.

Sejatinya, Islam tidak hanya menekankan perilaku kejiwaan, melainkan juga apa hakekat jiwa sesungguhnya. Sebagai satu organisasi permanen, jiwa manusia bersifat potensial yang aktualisasinya dalam bentuk perilaku sangat tergantung pada daya upaya (ikhtiyar)-nya. Dari sini nampak bahwa Islam mengakui adanya kesadaran dan kebebasan manusia untuk berkreasi, berpikir, berkehendak, dan bersikap secara sadar, walaupun dalam kebebasan tersebut tetap dalam koredor sunnah-sunnah Allah Subhanahu wa Ta’ala. Gagasan seperti ini tidak ada dalam literature Barat.

Mujib menambahkan bahwa nafs mempunyai potensi gharizah yang dalam arti etimologi berarti insting, naluri, tabiat, perangai, kejadian laten, ciptaan, dan dapat dipecah menuju tiga bagian, yakni (a) qalb yang berkaitan dengan rasa atau emosi. (b) Akal yang berkaitan dengan cipta dan kognisi, dan (c) nafsu yang berhubungan dengan karsa atau konasi.

Satu hal yang membantah konsep psikologi saat ini, bahwa dalam Islam jiwa selalu mengakui adanya kebenaran dari Allah. Konsep fitrah yang menjadi trademark Islam dengan jelas disebut oleh al-Ghazali ketika mengurai nafs. Al-Ghazali menyatakan bahwa kalbu memiliki jiwa ruhani yang disebut kalbu ruhani. Karakteristiknya menurut al-Ghazali menarik untuk disimak:

1. Ia memiliki insting yang disebut annur al ilahi (cahaya ketuhanan) dan al bashirah al bathiniah (mata batin) yang memancarkan keimanan dan keyakinan.
2. Ia diciptakan oleh Allah sesuai dengan fitrah asalnya dan berkecendrungan menerima kebenaranNya.

Dengan konsep fitrah, Islam memandang bahwa semua manusia adalah baik dan manusia selalu ingin kembali kepada Kebenaran Sejati (Allah). Ini dipertegas dalam al-Qur’an, surat al A’raaf 7: 172.

Plato juga tidak bisa menampik bahwa Ruh adalah elemen yang penting dalam skala jiwa manusia. Dimana Ruh adalah nyata sesuai yang tertuang dalam Al Qur’an.

Para ulama klasik juga menyusuri gagsan tentang Ruh dalam struktur kehidupan manusia. Ibnu Taimiyyah, misalnya menyatakan bahwa kata al-ruh juga digunakan untuk pengertian jiwa (nafs). Ruh yang mengatur badan yang ditinggalkan setelah kematian adalah ruh yang dihembuskan ke dalamnya (badan) dan jiwalah yang meninggalkan badan melalui proses kematian. Ruh yang dicabut pada saat kematian dan saat tidur disebut ruh dan jiwa (nafs). Begitu pula yang diangkat ke langit disebut ruh dan nafs. Ia disebut nafs karena sifatnya yang mengatur badan, dan disebut ruh karena sifat lembutnya. Kata ruh sendiri identik dengan kelembutan, sehingga angin juga disebut ruh.

Sedangkan Ibnu Qayyim al-Jauziyah menggunakan istilah ruh dan nafs untuk pengertian yang sama. Nafs (jiwa) adalah substansi yang bersifat nurani ‘alawi khafif hayy mutaharrik atau jism yang mengandung nur, berada di tempat yang tinggi, lembut, hidup dan bersifat dinamis. Jism ini menembus substansi anggota tubuh dan mengalir bagaikan air atau minyak zaitun atau api di dalam kayu bakar. Selama anggota badan dalam keadaan baik untuk menerima pengaruh yang melimpah di atasnya dari jism yang lembut ini, maka ia akan tetap membuat jaringan dengan bagian-bagian tubuh. Kemudian pengaruh ini akan memberinya manfaat berupa rasa, gerak dan keinginan.

Di dalam ayat yang lain, Allah menyebut Al-Qur’an dengan ruh, dan salah satu makna ruh di sini adalah segala yang menjadikan hati hidup penuh dengan makna. Sebagaimana halnya tubuh, jika di dalamnya ada ruh maka dia akan hidup dan jika ruh keluar dari badan maka dia akan mati. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, yang artinya:

Sayyid Quthb juga mendelegasikan pandangannya tentang penamaan Al-Qur’an dengan ruh berdasarkan firman Allah: “(Dialah) Yang Maha Tinggi derajat-Nya, Yang mempunyai ‘Arsy, Yang memberi ruh dengan (membawa) perintahNya kepada siapa yang dikehendakiNya di antara hamba-hambaNya, supaya dia memperingatkan (manusia) tentang hari pertemuan (hari kiamat).” (QS. Ghafir: 15) Redaksi yang digunakan dalam ayat ini mengisyaratkan dua hal: pertama, bahwa wahyu (Al-Qur’an) adalah ruh dan kehidupan bagi manusia, tanpa ruh ini manusia tidak akan bisa hidup dengan baik dan benar.

Kedua, bahwa wahyu itu turun dari tempat yang tinggi kepada siapa yang dipilih dari hamba-hamba-Nya. Redaksi ini bertepatan dengan sifat Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.

Dengan begini gagasan Plato tentang Psyche dan Psikologi jelmaan Kaballah saat ini menjadi terbantahkan. Hegemoni kaballah dalam epistemology Psikologi mengalami dua problem vital yang harus menjadi pusat perhatian para ilmuwan Muslim. Pertama karena gagasan psyche Plato dan derivate psikologi saat ini menggiring opini kita untuk mengingkari keberadaan Tuhan, dan lebih-lebih tidak hanya itu psikologi saat ini mencoba membunuh Tuhan serta mempromosikan nilai-nilai Kaballah.

Kedua, warisan Kaballah mencoba melanggengkan determenisme materi asbolut yang tidak diciptakan dari ketiadaan, tapi sudah ada. Ini berbenturan dari konsep manusia dalam Islam bahwa manusia diciptakan dari ketiaadaan. Al Ghazali dalam Kitab Kimiatus Sa’adahnya sampai harus mengingatkan perkara seperti ini dalam Bab Marifatullah-nya dengan sebuah ayat,

Dengan melihat persekongkolan jilid awal dalam psikologi ini, tentunya hegemoni Yahudi belumlah usai, masih banyak derivate dari nilainya yang berkamuflase dalam psikologi dan konseling kedepannya. Semangat untuk melawannya haruslah menjadi ijtihad semua umat muslim, baik mahasiswa, dosen, akademisi, ulama, dan sebagainya.

Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to Facebook

Zagami Apakah Dia Seorang Antek Freemason Atau Seorang Pembelot Freemason

Illuminati merencanakan melakukan “Nazifikasi” negara-negara Barat pada tahun 2012 dan akan menghukum semua orang beriman, dengan dalih perang melawan teror serta akan menghancurkan perekonomian dunia.

Zagami, seorang keturunan keluarga Illuminati, pada bulan Juni tahun lalu pindah agama, dan memilih Islam sebagai agama barunya. Kemudian Ia bertekad melakukan perlawanan terhadap Illuminati. Sewaktu masih sebagai anggota keluarga Illuminati, Ia mempunyai banyak pengalaman mengikuti berbagai upacara setan yang menakutkan, upacara magi hitam (sihir jahat), pengendalian pikiran (mind control) dan penyiksaan yang dilakukan di dalam lingkungan Loji tertutup.

Pada hari Sabtu ia menyimpan daftar nama-nama anggota Freemasonry tingkat tinggi pada situsnya Illuminati Confessions, mereka menyatakan siap berperang melawan para pengikut setan Illuminati. Di samping melakukan pengamanan secara ketat, Zagami juga memberikan nomor telepon pribadi untuk menjawab berbagai pertanyaan penting mengenai ketulusannya melakukan hal tersebut.

Leo Zagami, benarkah Dia Seorang Pemberontak? “Zagami menjelaskan bahwa sekarang adalah akhir jaman, dan ini tidak main-main, tegasnya, Hal itu disampaikannya pada tanggal 3 Januari 2007 dalam sebuah wawancara di situsnya.

“Perlu diingat bahwa akan terjadi perubahan posisi kosmis pada tanggal 21 Desember 2012, dimana hal itu menyisakan waktu 6 tahun kepada kita untuk mempersiapkan diri … Jadi, sebaiknya waktu itu dipersiapan masing-masing kita, kemudian semuanya bangkit melawan Illuminati dan memertahankan hak kita di bawah lindungan Tuhan Yang Maha Esa sebelum Illuminati mengambil kendali dan memulai menganiaya orang-orang beriman. … Siapkan senjata kalian untuk mempertahankan keyakinan atau kita akan hancur binasa. Ini perang melawan Setan, jadi, wahai penduduk bumi belahan Barat, (Timur juga dong) sadarlah, atau kalian akan bangun dari mimpi buruk di pagi hari bulan Desember 2012.

“Mulai tahun 2010 Anda akan memulai merasakan perubahan suasana secara besar-besaran, akan tetapi pada tahun 2012 Anda akan melihat dengan jelas berakhirnya peradaban ini dengan mata kepala kita sendiri … akan terjadi total NAZIFIKASI negara-negara Barat pada tahun 2010, sebelumnya terjadi kondisi perekonomian yang sangat buruk yang akibatnya akan dirasakan setiap orang. Kemudian ketegangan sosial akan memuncak ketingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan pada akhirnya menjadi konflik internal pada tahun 2012, yaitu PERANG SAUDARA”

“Apakah Anda siap mati untuk Tuhan dan dengan keyakinan agama Anda untuk melakukan perubahan positif untuk dunia, ataukah Anda semua hanyalah sekumpulan pengecut yang berada di bawah kekuasaan setan, bisanya hanya bicara saja dengan tidak ada bukti nyata”

Zagami, sebagai mantan anggota the Comitato Esecutivo Massonico – Masonic Executive Committee (MEC) of Monte Carlo, sebelum hengkang dari MEC adalah asli orang dalam, sebagai anggota Freemasonry tingkat 33, dan sebagai salah seorang pimpinan dalam kelompok Loji setan P2 (Propaganda 2) Freemasonry. Dia adalah seorang “pangeran” yang dipersiapkan untuk mengambil alih pimpinan Illuminati dari “raja” Licio Gelli yang sudah tua.

Alasan mengapa sampai saat ini saya meremehkan Zagami, karena ia memberi kesan bahwa kekuasaan Illuminati berada di Vatican di bawah Jesuit. Saya sendiri tetap berkeyakinan bahwa kekuasaan Illuminati berada di bawah kartel bank sentral dunia, yang dikepalai oleh Rothschild, … mereka dalam melakukan kontrolnya dengan cara memanfaatkan anggota-anggota Freemason, Zionis, Jesuit, Vatican, Sosialis, Liberal, Komunis, Feminis dan Aktifis Gay, Neo Cons, semua Dinas Rahasia, media, yayasan dll.

Namun alangkah bodohnya bila terus-menerus meremehkan pengakuan berharga Zagami, karena alasan ketidak sesuaian akademis. Saya kira Zagami tidak mengindahkan Zionis, hanya saja dia memfokuskan perhatiannya kepada apa yang dia ketahuinya secara langsung.

Illuminati layaknya seperti gerombolan. Tidak masalah jika keluarga Chicago, London atau New York yang melakukan tugas. Mereka merupakan lingkaran keluarga yang tumpang-tindih yang hidupnya diabdikan untuk kepentingan tujuan yang sama, yaitu menguasai dunia dengan sistem Luciferian.

Greg Szymanski again deserves our thanks for featuring Zagami on his web site since October. Jeff Rense also deserves credit for posting Greg’s stories.

Di bawah ini sebagian ringkasan wawancara Greg dengan Zagami.

Pertunjukkan Boneka Illuminati

Zagami menjelaskan bahwa dunia merupakan pertunjukkan boneka global di kendalikan oleh tangan-tangan manusia idiot, yang tidak pernah merubah cara hidupnya selama berabad-abad di bawah naungan ajaran Lucifer.

Kata Zagami, mereka bekerja bersam-sama, termasuk Hugo Chavez yang dengan sungguh-sungguh membantu melaksanakan agenda Bush dengan penampilan theatrical nya. Chavez dikendalikan oleh Vatican dan bekerja untuk The New World Order sebagaimana juga dilakukan oleh hampir semua pimpinan pemerintahan dan agama-agama di dunia.

“Begitulah cara mereka bekerja bersama-sama di lapisan atas untuk satu tujuan yang mereka pikir merupakan suatu cover-up yang sempurna. Wahabi atau Wahibi [the Saudis] diciptakan oleh Zionis dan teman-temannya, orang Inggris mengira sebagai suku bangsa Israel yang hilang. Hal serupa juga terjadi pada Arafat dan apa yang disebut Ikhwanul Muslimin (Persaudaraan Islam), sama-sama diciptakan oleh Dinas Rahasia Inggris.

Leo Zagami, Istri dan Anaknya

Tentu saja Ikhwanul Muslimin (Persaudaraan Islam) juga berada dibelakang pimpinan Iran dan pimpinan Perlawanan Iraq . Semuanya panggung sandiwara untuk konsumsi orang-orang awam.

Dalam e-mailnya kepada saya pada hari minggu, Leo menyebut konflik Iraq-Iran-Israel sebagai “pertunjukkan Dinas Rahasia Asing” dan Ahmadinejad di kenal sebagai pengikut aliran setan yang tidak jelas hubungannya dengan Islam”.

Dia juga mengatakan bahwa konflik Putin dengan Rothschild hanyalah sebuah “permainan”. Putin juga dikendalikan oleh Illuminati.

Zagami menantang bekas teman-temannya anggota Freemasonry penyembah setan dan pelaku black magic, para penipu, untuk berdialog secara terbuka. Untuk menguasai rakyatnya sendiri, para Aristokrat Eropa dalam melaksanakan pemerintahannya selalu dibantu dengan sorcery dan black magic .. serta kekuatan setan lainnya … Mereka belajar ilmu setan ini dari Guru-gurunya di Roma yang didapatkannya dari Yunani, Mesir, Sumeria … yang tidak pernah berhenti melakukan penipuan terus menerus terhadap umat manusia.

Selanjutnya dikatakan bahwa G.W. Bush adalah anak “orang paling berkuasa di Illuminati dan dia dibina bapaknya serta CIA untuk menjadi seorang ujung tombak boneka Antichrist Vatican Zionist, dan tidaklah menjadi masalah bagi Illuminati, apakah ia menjadi presiden atau tidak, karena keluarga Bush akan selalu tampil berperan memimpin keadaan dan mendikte presiden. Ingat tokoh setan Anton LaVey, pendiri Gereja Setan dan pengendali perang pemikiran CIA adalah teman dekat George H. Bush, mereka bersama-sama merencanakan untuk menokohkan anaknya George W.Bush sebagai pengikut setan, untuk melakukan peran penting saat datangnya Era Setan setelah 11 September 2001. Dan rencana tersebut dipersiapkan sudah sejak lama, sewaktu Anton LaVey masih hidup.

Dia menjelaskan bahwa angka 666 saat ini terpampang dimana-mana: “padanan kata “w” dalam bahasa Ibrani adalah huruf “vav” atau “waw”. Nilai angka vav adalah 6. Jadi dalam bahasa Inggris “www” bila dialihkan ke dalam bahasa Ibrani menjadi “vav vav vav”, dengan angka 666. Sekarang ini sudah dapat dipastikan kita tidak dapat melakukan bisnis di situs internet tanpa menggunakan huruf WWW, kemudian juga kita diawasi oleh kamera pengintai dan akhirnya menyusul pemasangan micro-chip di dalam badan manusia. Micro-chip merupakan Mark of the Beast terakhir dan akan menjadikan kita di bawah kekuasaan Setan sepenuhnya, dan mereka sudah siap untuk melakukan Armagedon melawan Mesiah. Jadi kita harus melakukan perlawanan untuk membantu datangnya Mesiah yang sebenarnya.

“Saat ini hampir semua ajaran agama dirusak dari dalam oleh Illuminati, termasuk Islam, Yahudi, Evangelis, Protestan, the Born-Again Kristen, semuanya di kuasai secara rahasia oleh Freemasonry, dinas rahasia, Ksatria Malta, dan Jesuit. Jadi dialog antar-agama secara murni pun sangat mustahil untuk dilakukan.

Kesimpulan

Leo Zagami menilai dirinya sebagai “the last idealist in the Illuminati.” Dan mengatakan bahwa Ia memimpin perlawanan terhadap Illuminati dan cukup memperoleh dukungan dari teman-temannya yang sama-sama sadar ( The Order). Adalah penuh harapan dalam situasi seperti saat sekarang ini muncul seorang yang berani dan layak seperti Leo Zagami. Akan berdosa besarlah bila kita menolak pahlawan sejati dan membiarkannya dimanfaatkan oleh setan, penipu yang licik dan jahat. Dan ingat, Illuminati selalu bekerja dengan metoda Hegel, mempertentangkan satu dengan yang lainnya, memecah belah, kemudian datang menawarkan diri sebagai juru selamat: Contohnya, FDR, Hitler berhasil menjebak rakyat Jerman ke dalam perangkap Illuminati.

“Dalam e-mailnya kepada saya, Leo mengatakan bahwa “ANDA SAAT INI HIDUP DI DALAM SEBUAH PENJARA ILUMINATI YANG DIBANGUN OLEH JESUIT DENGAN DANA KEUANGAN ZIONIS”, Saya setuju mengenai “Penjara Illuminati”. Untuk yang lainnya, Saya akan terus bertanya kepada Leo, membaca dan memikirkannya.

Elit Penguasa Dunia, yaitu The New World Order yang fasis membangun rumah penjagalan untuk kita secara terang-terangan: Kejadian 11 September 2001 merupakan bukti nyata kebengisannya. Kita punya pilihan salah satu dari alternatif ini: pergi ke rumah jagal seperti domba, atau menerima saran Zagami dan melakukan persiapan.

Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to Facebook

Wah, Ada Tablet Harga Murah Cuma Hanya Rp 2,9 Juta-an !

Pabrikan produk telekomunikasi asal China, Huawei, resmi meramaikan pasar tablet android Indonesia dengan memperkenalkan Ideos S7 yang diklaim termurah seharga kurang dari Rp3 juta.

“Ini adalah tablet android pertama Huawei di Indonesia yang sebelumnya telah diluncurkan di Australia dan Hong Kong,” kata Marketing Director Huawei Device Indonesia Riadi Sugihtani di Jakarta, Kamis (24/2).

Ia mengatakan, tablet android itu akan dilepas ke pasar dengan harga di bawah Rp3 juta atau sekitar Rp2,9 juta.

Tablet berdimensi 209x108x15,5 mm itu dilengkapi layar resistive 7 inci yang memungkinkan optimalisasi file media baik gambar maupun video.

“Beberapa fitur yang ditawarkan di antaranya HD Video, HiFi, audio player, Hi-speed Web Browsing, dan dapat digunakan untuk menelepon,” katanya.

Fitur tersebut bekerja dalam sistem operasi Android 2.1 dengan dukungan processor qualcomm snapdragon QSD 8250 1 GHz.

Untuk mengoptimalkan pelayanan, pihaknya menggandeng operator telekomunikasi PT XL Axiata.

Head of Device Management PT XL Axiata Agung Wijanarko, mengatakan, 2011 adalah tahunnya tablet PC oleh karena itu pihaknya ingin secara optimal terjun dalam bisnis tersebut.

“Ideos s7 ini adalah tablet PC termurah di Indonesia saat ini, kami melihat peluang di mana perkembangan bisnis ke depan tidak melulu suara dan SMS tetapi bisnis data, jadi kami bekerja sama dengan Huawei menghadirkan layanan yang bisa diakses di manapun menggunakan tablet PC dari Huawei,” katanya.

Dua pihak itu menggandeng PT Teletama Artha Mandiri (TAM) sebagai distributor resmi di Tanah Air.

Ideos s7 memiliki spesifikasi WiFi 802.11 b/g/n, bluetooth 2.1, dual Hi-Fi speaker, mic, micro USB data, 3,5 mm stereo audio jack, micro SD up to 16 GB, dock jack, SIM card slot, sensor gravitasi, optical track pad, auto light sensor, kamera 2 MP di belakang dan 0,3 MP kamera depan, berat 500 gram, dan baterai Li-ION 3.7V 2.200 mAh.

Fitur utamanya menggunakan sistem operasi google android 2.1, mendukung 3D games, H.264, MPEG4, 8 GB memori internal, web 2.0, MP3, PCM, AMR, AAC, JPEG, BMP, PNG, GIFF, TIFF, dan UI Emotion widget.

Aplikasi utama SMS/MMS, email client, contact managemen, HD video & audio player, web browser & appropriate plug ins, RSS Feeds, widget engine and management, kalender, photo album, remote upgrade and management, dan document to go office reader.

Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to Facebook

Yahudi Mewarisi Tradisi Pagan Mesir ???

Dalam Al Qur’an, Yahudi yang ada pada periode Rasulullah (dan tentunya sampai sekarang) dianggap telah menyimpang. Banyak sekali ayat yang menceritakan penyimpangan Yahudi, mulai dari kedengkian terhadap umat Rasulullah, kikir, menolak kebenaran, mengubah-ubah kalamullah, berlebih-lebihan dalam beragama, mempertuhankan rahib mereka hingga yang paling parah tentunya menyekutukan Alloh.

Penyimpangan ini berkaitan erat dengan sejarah Yahudi atau dalam Al Quran diistilahkan Bani Israil.

Kaum itu disebut Bani Israil karena merupakan keturunan dari Nabi Ya’qub Alaihissalam a.k.a. Israil. Kisah Nabi Ya’qub dan anak-anaknya (generasi pertama Bani Israil) bisa dibaca pada surah Yusuf. Di situ diceritakan first encounter Bani Israil dengan suatu peradaban besar (namun musyrik) di zamannya yaitu peradaban Mesir. Sejak generasi pertama Bani Israil itulah, Bani Israil diceritakan tinggal di Mesir.

Detil kisah selanjutnya mengenai Bani Israil di Mesir diceritakan dalam konteks kisah Nabi Musa Alaihissalam di banyak surat di Al Qur’an. Pada masa Nabi Musa diceritakan bahwa Bani Israil dalam kondisi tertindas. Jika pada masa Nabi Yusuf diceritakan Bani Israil (generasi pertama) adalah warga negara kelas tinggi, maka pada masa Nabi Musa diceritakan anak keturunan Israil sebagai bangsa kelas bawah di Mesir.

Masa yang panjang antara Nabi Yusuf sampai Nabi Musa memungkinkan Bani Israil untuk berinteraksi dengan peradaban Mesir yang pagan. Mereka bukanlah tokoh utama penentu peradaban di Mesir. Dan jika suatu kaum tidak bisa menentukan peradaban maka kemungkinan besar mereka akan dipengaruhi peradaban. Karena peradaban Mesir diwarnai paganisme, maka bani Israil waktu itu pun banyak terpengaruhi paganisme. Kecuali beberapa bani Israil yang dirahmati Alloh dari kalangan orang sholih, nabi, rasul-Nya dan pengikut mereka.

Musa inilah yang sering disebut sebagai nabinya Yahudi. Dari Mesir ini, Musa menyelamatkan kaumnya dari perbudakan di Mesir dengan menyeberangi laut tengah. Just after berhasil diselamatkan ini ternyata Bani Israil atau orang-orang Yahudi awal ini sudah menunjukkan bakatnya untuk menentang. Tidak dijelaskan apakah penentangan itu berlaku secara massal (keseluruhan Bani Israil menentang) atau hanya sebagian penentangan saja. Al Qur’an hanya menyebutkan penentang itu sebagai Bani Israil. Saya sebutkan beberapa ayat:

Pertama, dalam surah Al A’raaf ayat 138 disebutkan:

Dan Kami seberangkan Bani Israel ke seberang lautan itu, maka setelah mereka sampai kepada suatu kaum yang tetap menyembah berhala mereka, Bani Israel berkata: “Hai Musa, buatlah untuk kami sebuah tuhan (berhala) sebagaimana mereka mempunyai beberapa tuhan (berhala)”. Musa menjawab: “Sesungguhnya kamu ini adalah kaum yang tidak mengetahui (sifat-sifat Tuhan)”.

Ternyata paganisme masih ada dalam diri Bani Israil yang bahkan Musa sendiri sampai menyayangkan kondisi umatnya itu.

Kedua, dalam surat Al Baqoroh ayat 55 disebutkan:

Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: “Hai Musa, kami tidak akan beriman kepadamu sebelum kami melihat Allah dengan terang”, karena itu kamu disambar halilintar, sedang kamu menyaksikannya.
Ternyata, menurut Bani Israil, yang disebut tuhan itu harus bisa dicerap oleh panca indera mereka atau berwujud materi tertentu yang bisa dilihat.

Ketiga, dalam surat Thahaa disebutkan mengenai oknum bernama Samiri:

Berkata Musa: “Itulah mereka sedang menyusuli aku dan aku bersegera kepada-Mu. Ya Tuhanku, agar supaya Engkau rida (kepadaku)”. (84)

Allah berfirman: “Maka sesungguhnya kami telah menguji kaummu sesudah kamu tinggalkan, dan mereka telah disesatkan oleh Samiri. (85)

Kemudian Musa kembali kepada kaumnya dengan marah dan bersedih hati. Berkata Musa: “Hai kaumku, bukankah Tuhanmu telah menjanjikan kepadamu suatu janji yang baik? Maka apakah terasa lama masa yang berlalu itu bagimu atau kamu menghendaki agar kemurkaan dari Tuhanmu menimpamu, lalu kamu melanggar perjanjianmu dengan aku?” (86)

Mereka berkata: “Kami sekali-kali tidak melanggar perjanjianmu dengan kemauan kami sendiri, tetapi kami disuruh membawa beban-beban dari perhiasan kaum itu, maka kami telah melemparkannya, dan demikian pula Samiri melemparkannya” (87)

kemudian Samiri mengeluarkan untuk mereka (dari lobang itu) anak lembu yang bertubuh dan bersuara, maka mereka berkata: “Inilah Tuhanmu dan Tuhan Musa, tetapi Musa telah lupa”. (88)

Maka apakah mereka tidak memperhatikan bahwa patung anak lembu itu tidak dapat memberi jawaban kepada mereka, dan tidak dapat memberi kemudaratan kepada mereka dan tidak (pula) kemanfaatan? (89)

Dari kisah itu jelas terlihat berpalingnya (sebagian) umat nabi Musa, just after mereka diberi nikmat oleh Alloh berupa pembebasan mereka dari perbudakan di Mesir. Bahkan mereka membuat patung sapi sebagai sesembahan mereka.

Keberadaan sapi sebagai sesembahan ini mengingatkan kita pada dua dewa bangsa Mesir yang bernama Hathor (lihat di list dewa-dewa di atas) dan Apis (tidak ada di list dewa di atas). Manakah dewa yang menjadi patron Samiri ketika menciptakan patung anak lembu saya tidak tahu. Hathor adalah dewi lembu sedangkan Apis adalah dewa sapi jantan. Yang diciptakan Samiri adalah anak lembu.

Tapi walaupun tidak diketahui dengan pasti dewa mana yang menjadi patron Samiri, satu yang jelas adalah bahwa mereka ternyata masih membawa paganisme Mesir bersama mereka. Samiri pun dengan berani berkata bahwa Musa telah melupakan tuhannya yang berupa sapi. Samiri mengatakan Musa lupa karena Musa pun dulunya juga orang Mesir yang mengenal hathor atau apis sebagai salah satu dewa Mesir (walaupun Musa – atas rahmat Alloh – tidak menyembah hathor maupun apis).

Keempat, dalam kisah Bani Israil just after pembebasan mereka dari Mesir di Al Baqoroh ayat 61 disebutkan:

Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: “Hai Musa, kami tidak bisa sabar (tahan) dengan satu macam makanan saja. Sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu, agar Dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan bumi, yaitu: sayur-mayur, ketimun, bawang putih, kacang adas dan bawang merahnya”. Musa berkata: “Maukah kamu mengambil sesuatu yang rendah sebagai pengganti yang lebih baik? Pergilah kamu ke suatu kota, pasti kamu memperoleh apa yang kamu minta”. Lalu ditimpakanlah kepada mereka nista dan kehinaan, serta mereka mendapat kemurkaan dari Allah. Hal itu (terjadi) karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi yang memang tidak dibenarkan. Demikian itu (terjadi) karena mereka selalu berbuat durhaka dan melampaui batas.

Dalam ayat tersebut dengan jelas tertulis kata-kata مِصْرًا , yang secara harfiah berarti Mesir. Walaupun dalam terjemahan resmi bahasa Indonesia disebut “suatu kota”.

Dari ayat tersebut Musa ternyata mengetahui bahwa sebagian para pengikutnya tersebut ternyata masih terikat dengan Mesir. Karena itu ketika Bani Israil dengan kerakusannya meminta tambahan menu diet, Musa langsung menyindir mereka agar kembali saja ke Mesir Kuno yang memang di sana lebih makmur secara ekonomi (walaupun terkutuk secara spiritual).

Dari contoh ayat-ayat tersebut saja sudah terlihat jelas betapa keterkaitan Bani Israil dengan peradaban Mesir. Dengan bakat kekafirannya sebagian dari umat Musa sudah menentang Musa just after dibebaskan dari Mesir dan mulai lagi mengembangkan paganisme Mesir di kalangan mereka sendiri.

Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to Facebook

Yu-Gi-Oh! dan Simbol Ocultisme yang Menyertainya

Yu-Gi-Oh! adalah sebuah manga Jepang yang diciptakan oleh Kazuki Takahashi. Yu-Gi-Oh sudah menjadi seperti waralaba yang meliputi acara televisi, trading kartu, video game dan film. Yu Gi Oh memiliki jutaan penggemar di seluruh dunia.

Bila Anda cukup cermat, dapat dengan mudah ditemukan plot dan simbolisme cerita yang cukup mengejutkan. Yu-Gi-Oh! dimasuki oleh simbolisme secret societies, terutama dari Ordo Templi Orientis, sebuah persaudaraan okultisme yang dipopulerkan oleh Aleister Crowley.

Aleister Crowley dan O.T.O.

Ordo Templi Orientis (OTO) adalah model perintah hermetis setelah Freemasonry dan Jerman Illuminism yang memulai mengajarkan rahasia dari Misteri, gnostisisme, tenung seks, Kaballah dan Thelema.

OTO ini secara resmi didirikan pada abad ke-19 oleh dua Freemason tinggi, industrialis dari Austria, Karl Kellner dan agen polisi Jerman Theodor Reuss, anggota intelijen Prusia.

Kellner juga anggota pendiri sexualis magis (sihir seks) lingkaran yang dikenal sebagai Hermetic Brotherhood of Light, Michael A. Hoffman II, Secret Societies and Psychological Warfare

Tokoh yang berpengaruh, Aleister Crowley, adalah seorang praktisi Black Magick dan pengguna narkoba berat (termasuk heroin), yang menikmati disebut “orang wickedest di dunia”.

Pesona kontroversial nya telah membantu mempopulerkan OTO dan bahkan menjadikannya bagian dari budaya populer.

“OTO juga terlibat dalam layar lebar, menulis untuk film-film Hollywood (di antara banyak koperasi OTO Hollywood adalah produser MGM yang menggunakan alias M. BALCON). OTO memulai menulis cerita massal, terutama fiksi ilmiah dan tema gaib yang diterbitkan dalam buku-buku populer dan majalah. ” -Ibid

Meskipun sulit untuk membuat hubungan langsung antara staf Yu-Gi-Oh! dan OTO, yang melihat hanya dari simbolisme yang ditemukan dalam produk-produk franchise yang cukup untuk menyimpulkan bahwa sangat dipengaruhi oleh Orde hermetis dan cerita kehidupan Aleister Crowley.

Yu-Gi-Oh! The Movie

Pendahuluan film berlangsung di Piramida Besar Mesir, di mana arkeolog menemukan makam Anubis. Penemuan ini akhirnya memenuhi ramalan 5.000 tahun dan memicu datangnya seorang “New Era” (yaitu New World Order).

Bingkai pertama dari film akan menampilkan peninggalan Mesir kuno yang menggambarkan “permainan bayangan kuno dimainkan oleh raja-raja Mesir”

Stele of Revealing
Peninggalan Mesir ini memiliki kemiripan luar biasa dengan “Crowley’s Stele of Revealing”, sebuah prasasti penguburan kayu yang menjadi artefak suci untuk anggota OTO
Meskipun bukan merupakan replika yang tepat dari Stele of revealing, prasasti di Yu-Gi-Oh! berisi banyak fitur yang serupa, seperti bentuk umum, posisi dua karakter, api di antara mereka dan bentuk khusus dari matahari bersayap di bagian atas.

Aleister Crowley menemukan Stele of Revealing selama bulan madu di Mesir dan percaya bahwa itu merupakan awal era baru, “New Aeon of Horus”.

“Pada tahun 1903, Crowley menikah Rose Kelly, dan mereka pergi ke Mesir pada bulan madu mereka. Setelah kembali ke Kairo pada tahun 1904 awal, Rose (yang sampai saat ini tidak terlihat tertarik dengan dunia gaib) mulai memasuki trance dan bersikeras menyatakan kepada suaminya bahwa dewa Horus berusaha untuk menghubunginya.

Sebagai ujian, Crowley mengambil Rose ke Museum Boulak dan memintanya untuk menunjukkan Horus kepadanya.

Dia melewati gambar terkenal beberapa dewa dan dipimpin langsung Aleister ke prasasti penguburan berupa kayu yang dicat dari Dinasti ke-26, menggambarkan Horus menerima pengorbanan dari almarhum, pastor bernama Ankh-fn-khonsu.

Hasilnya adalah bahwa ia mulai mendengarkan Rose, pada tiga hari berturut-turut mulai 8 April 8 1904, ia memasuki ruangan di tengah hari dan menuliskan apa yang didengarnya mendiktekan dari suara di belakangnya.

Hasilnya adalah tiga bab dari ayat yang dikenal sebagai ‘Liber AL legis vel’ atau Kitab Undang-Undang. Buku ini menandakan fajar dari aeon baru Horus, yang akan diatur oleh Hukum Thelema.

“Thelema” adalah kata Yunani yang berarti “akan”, dan Hukum Thelema sering dinyatakan sebagai: “Lakukan apa yang engkau”.

Sebagai nabi aeon baru ini, Crowley menghabiskan sisa hidupnya bekerja untuk mengembangkan dan membangun filsafat Thelemic. ” – Thelema 101

Penemuan Crowley tentang sebuah artefak kenabian dalam museum Mesir juga sama seperti di Yu-Gi-Oh!, ketika Yu-Gi dan kakeknya menemukan nubuat berusia 5.000 tahun di sebuah pameran museum Mesir.

Millennium Pendants

Seluruh film ini didasarkan pada penemuan Millennium Item yang memberikan kekuatan besar kepada Yu-Gi, tetapi hal ini juga memicu kedatangan kembali Anubis, Dewa Kematian. Liontin Millennium ini cukup simbolis.

Yu-Gi vs Anubis, masing-masing mengenakan Milenium Item.
Perhatikan mata ketiga mereka.
The liontin terdiri dari Eye of Horus dalam sebuah segitiga adalah simbol Illuminati yang paling dikenal / simbol masyarakat rahasia yang ditemukan hari ini. Mata Horus dalam segitiga terdapat pada lamen dari OTO Crowley yang juga suka memakainya sebagai topi.

Produk Derivatif

Sementara Yu-Gi-Oh! telah menghipnotis anak-anak dengan Mata Horus dimana-mana, sekarang Anda atau anak Anda dapat memakai Eye of Horus sepanjang hari

Unicursal heksagram

Kembali ke film, bentrokan antara Yu-Gi dan Anubis, dua kekuatan berlawanan yang diwakili oleh segitiga ke atas dan ke bawah tertentu yang digunakan mereka, juga diwakili sebagai bentrokan di pesawat astral.

Simbolik bentrokan antara piramida mengarah ke atas dan ke bawah,
dalam pertempuran ini baik vs jahat.
Dalam simbolisme gaib, persatuan segitiga ke atas dan ke bawah menciptakan heksagram (juga dikenal sebagai meterai Salomo di beberapa lingkungan), yang merupakan penyatuan dua kekuatan yang berlawanan.

Adaptasi Aleister Crowley (atau perampasan) dari simbol ini adalah heksagram “unicursal”. Ini adalah heksagram atau bintang berujung enam yang dapat ditelusuri atau ditarik unicursally.

Simbol ini disusun oleh Golden Dawn, dan kemudian diadaptasi oleh Aleister Crowley sebagai perangkat penting pribadi. Hal ini sering dipakai oleh Thelemites sebagai tanda identifikasi agama dan pengakuan.

Dengan penjelasan dalam pikiran, mari kita lihat beberapa perdagangan kartu Yu-Gi-Oh!:

Unicursal Heksagram adalah simbol yang dianggap suci oleh anggota OTO dan digunakan dalam ritual Black Magick. Apakah harus dalam permainan anak-anak?

Salah satu karakter dalam Yu-Gi-Oh! adalah Alister.

Alister dinamai Aleister Crowley.
“Alister, dikenal di Jepang sebagai Amelda, adalah salah satu antagonis utama dalam Waking the Dragons (atau Doma) cerita sekuel Yu-Gi-Oh! anime seri kedua, yang dikenal sebagai Yu-Gi-Oh! Duel Monsters di Asia.

Menjuluki nama-nya didasarkan pada Aleister Crowley, okultis Inggris yang menciptakan heksagram Unicursal, simbol yang digunakan untuk Lambang Orichalcos. Ketidakjelasan dari kenyataan ini adalah kemungkinan besar apa yang membantunya lolos sensor. ” – Yu-Gi-Oh! Wikia

Dr Vellian Crowler
Maximillion Pegasus
Karakter ini memiliki Eye of Horus sebagai mata kiri, yang sangat simbolis di alam gaib. Horus, anak dari Osiris dan Isis. Horus memiliki simbol pada kedua matanya, mata kanannya putih dan mewakili matahari, mata kirinya hitam dan mewakili bulan.

Menurut mitos Horus kehilangan mata kirinya untuk saudaranya yang jahat, Seth, dia berjuang untuk membalas pembunuhan Seth Osiris. Horus menyajikan matanya untuk Osiris, yang mengalami kelahiran kembali di underworld.” – Dee Finney, Mimpi Mata Horus.

Sumber :
sourceflame.blogspot.com

Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to Facebook

Zhang Da, Kisah Seorang Anak Teladan dari Negeri China

Seorang anak di China pada 27 Januari 2006 mendapat penghargaan tinggi dari pemerintahnya karena dinyatakan telah melakukan “Perbuatan Luar Biasa”. Diantara 9 orang peraih penghargaan itu, ia merupakan satu-satunya anak kecil yang terpilih dari 1,4 milyar penduduk China.

Yang membuatnya dianggap luar biasa ternyata adalah perhatian dan pengabdian pada ayahnya, senantiasa kerja keras dan pantang menyerah, serta perilaku dan ucapannya yang menimbulkan rasa simpati.

Sejak ia berusia 10 tahun (tahun 2001) anak ini ditinggal pergi oleh ibunya yang sudah tidak tahan lagi hidup bersama suaminya yang sakit keras dan miskin. Dan sejak hari itu Zhang Da hidup dengan seorang Papa yang tidak bisa bekerja, tidak bisa berjalan, dan sakit-sakitan.

Kondisi ini memaksa seorang bocah ingusan yang waktu itu belum genap 10 tahun untuk mengambil tanggungjawab yang sangat berat. Ia harus sekolah, ia harus mencari makan untuk Papanya dan juga dirinya sendiri, ia juga harus memikirkan obat-obat yang yang pasti tidak murah untuk dia. Dalam kondisi yang seperti inilah kisah luar biasa Zhang Da dimulai.

Ia masih terlalu kecil untuk menjalankan tanggung jawab yang susah dan pahit ini. Ia adalah salah satu dari sekian banyak anak yang harus menerima kenyataan hidup yang pahit di dunia ini. Tetapi yang membuat Zhang Da berbeda adalah bahwa ia tidak menyerah.

Hidup harus terus berjalan, tapi tidak dengan melakukan kejahatan, melainkan memikul tanggungjawab untuk meneruskan kehidupannya dan Papanya. Demikian ungkapan Zhang Da ketika menghadapi utusan pemerintah yang ingin tahu apa yang dikerjakannya.

Ia mulai lembaran baru dalam hidupnya dengan terus bersekolah. Dari rumah sampai sekolah harus berjalan kaki melewati hutan kecil. Dalam perjalanan dari dan ke sekolah itulah, Ia mulai makan daun, biji-bijian dan buah-buahan yang ia temui.

Kadang juga ia menemukan sejenis jamur, atau rumput dan ia coba memakannya. Dari mencoba-coba makan itu semua, ia tahu mana yang masih bisa ditolerir oleh lidahnya dan mana yang tidak bisa ia makan.

Setelah jam pulang sekolah di siang hari dan juga sore hari, ia bergabung dengan beberapa tukang batu untuk membelah batu-batu besar dan memperoleh upah dari pekerjaan itu. Hasil kerja sebagai tukang batu ia gunakan untuk membeli beras dan obat-obatan untuk papanya.

Hidup seperti ini ia jalani selama 5 tahun tetapi badannya tetap sehat, segar dan kuat. Zhang Da merawat Papanya yang sakit sejak umur 10 tahun, ia mulai tanggungjawab untuk merawat papanya.

Ia menggendong papanya ke WC, ia menyeka dan sekali-sekali memandikan papanya, ia membeli beras dan membuat bubur, dan segala urusan papanya, semua dia kerjakan dengan rasa tanggungjawab dan kasih. Semua pekerjaan ini menjadi tanggungjawabnya sehari-hari.

Zhang Da menyuntik sendiri papanya. Obat yang mahal dan jauhnya tempat berobat membuat Zhang Da berpikir untuk menemukan cara terbaik untuk mengatasi semua ini. Sejak umur sepuluh tahun ia mulai belajar tentang obat-obatan melalui sebuah buku bekas yang ia beli.

Yang membuatnya luar biasa adalah ia belajar bagaimana seorang suster memberikan injeksi / suntikan kepada pasiennya. Setelah ia rasa mampu, ia nekat untuk menyuntik papanya sendiri. Sekarang pekerjaan menyuntik papanya sudah dilakukannya selama lebih kurang lima tahun, maka Zhang Da sudah terampil dan ahli menyuntik.

Ketika mata pejabat, pengusaha, para artis dan orang terkenal yang hadir dalam acara penganugerahan penghargaan tersebut sedang tertuju kepada Zhang Da, pembawa acara (MC) bertanya kepadanya,

Zhang Da pun terdiam dan tidak menjawab apa-apa. MC pun berkata lagi kepadanya, “Sebut saja, mereka bisa membantumu.”

Beberapa menit Zhang Da masih diam, lalu dengan suara bergetar ia pun menjawab,

Semua yang hadir pun spontan menitikkan air mata karena terharu. Tidak ada yang menyangka akan apa yang keluar dari bibirnya. Mengapa ia tidak minta kemudahan untuk pengobatan papanya, mengapa ia tidak minta deposito yang cukup untuk meringankan hidupnya dan sedikit bekal untuk masa depannya?

Mengapa ia tidak minta rumah kecil yang dekat dengan rumah sakit? Mengapa ia tidak minta sebuah kartu kemudahan dari pemerintah agar ketika ia membutuhkan, pasti semua akan membantunya.

Mungkin apa yang dimintanya, itulah yang paling utama bagi dirinya. Aku mau Mama kembali, sebuah ungkapan yang mungkin sudah dipendamnya sejak saat melihat mamanya pergi meninggalkan dia dan papanya.

Kisah di atas bukan saja mengharukan namun juga menimbulkan kekaguman. Seorang anak berusia 10 tahun dapat menjalankan tanggung jawab yang berat selama 5 tahun. Kesulitan hidup telah menempa anak tersebut menjadi sosok anak yang tangguh dan pantang menyerah.

Zhang Da boleh dibilang langka karena sangat berbeda dengan anak-anak modern. Saat ini banyak anak yang segala sesuatunya selalu dimudahkan oleh orang tuanya. Karena alasan sayang, orang tua selalu membantu anaknya, meskipun sang anak sudah mampu melakukannya.

Sumber :
jujunjunaedi.multiply.com

Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to Facebook

Warga Israel Lebih Percaya Bush Dibanding Obama

Berdasarkan Polling Smith Institute terhadap penduduk Yahudi dewasa merasa Obama berpihak kepada Israel hanya 31 %, setelah pertemuan Obama dan Netanhayu di Washington hari Minggu (26/06/11) waktu setempat.

Survey ini dilakukan minggu lalu terhadap 500 warga Israel, yang mewakili model statistik dari populasi Israel. Hasilnya menunjukan bahwa 14% menganggap Obama berpihak kepada Israel, 40% menganggap Obama bersikap Netral, sedangkan 15% menolak untuk memberikan pendapatnya.

Poling tersebut menunjukan bahwa 88% Yahudi Israel percaya bahwa pendahulu Obama, mantan presiden George W. Bush Pro Israel. Hanya dua persen yang menganggap Bush Pro-Palestina. Sisa 7 persen responden menyatakan Bush bersikap netral.

Namun, survei juga menunjukan bahwa pemerintahan Obama masih lebih memihak Israel dibandingkan negara Eropa. Dibuktikan dengan hasil yang menunjukan bahwa Russia lebih pro Palestina. 62% Yahudi Israel percaya bahwa Moskow Pro-Palestina. Polling menunjukan bahwa hanya 5% Yahudi Israel yang yakin Rusia memihak Israel.

Kebanyakan negara Eropa, kecuali Jerman, berdasarkan hasil polling juga dianggap memihak Palestina. 37% Yahudi Israel beranggapan bahwa Jerman memihak Israel, sedangakan 21% menyatakan Jerman Pro-Palestina.

Hanya 24% yang merasa pemerintah Itali dan Perdana Menteri Silvio Berlusconi pro-Israel, sementara 26% merasa Itali memihak Palestina. Negara-negara yang dianggap Pro-Palestina oleh Yahudi Israel adalah Inggris dengan Perdana mentri Gordon Brown (rentang 14%), pemerintahan Nicolas Sarkozy (Prancis) dengan rentang perbedaan 17%, Pemerintahan Spanyol (42%) dan Pemerintahan Rusia dengan presiden Dmitry Medvedev (57% berbeda).

Hasil Polling dari Smith Institute tersebut bertolak belakang dengan hasil dari perushaan Ma’agar Mohot dua minggu lalu yang mewakili Liga Anti-Defamasi dan Universitas Bar-Ilan yang menunjukan bahwa 60% responden merasa Obama lebih memihak Israel.

Poling dari Smith Institute tersebut memiliki margin eror sebesar 4,5%

Perdana Menteri Israel, Avigdor Lieberman dilaporkan mendapat sambutan hangat di Jerman dan Italy. Dia diharapkan melakukan perjalanan ke Moskow untuk meningkatkan hubungan antara kedua negara.

Sementara itu, Obama tampaknya belum secara resmi menyatakan kebijakannya terhadap konflik Arab-Israel. Obama saat ini sedang mencoba untuk meninjau ulang kebijakan-kebijakan yang pernah dibuat sebelumnya. Obama akan mencoba memperbaharui kebijakannya setelah melakukan pembicaraan-pembicaraan dengan perdana menteri Israel Benjamin Netanyahu, Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Presiden Mesir Hosni Mubarak yang akan mengunjungi AS akhir bulan ini. Dia diharapkan untuk mengemukakan kebijakannya pada tanggal 4 Juni 2009 mendatang di Kairo. (SMcom)

Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to Facebook

Zionis Yahudi Klaim Tanah Palestina Berdasarkan Kitab Suci?

Klaim dari para Yahudi Zionis yang menyatakan bahwa Yehovah (Yahweh, yang artinya Tuhan dalam Kitab Perjanjian Lama. Diterjemahkan dari konsonan Ibrani, YHVH) menjanjikan seluruh tanah Palestina secara eksklusif kepada mereka, karena mereka merupakan anak-anak Abraham (Ibrahim). Seperti tertuang dalam kutipan ayat:

Tuhan berkata kepada Abram, “Pergilah dari tempat asalmu menuju ke tanah yang akan Aku tunjukkan kepadamu. Dan Aku akan menjadikan (kalian) sebagai bangsa yang besar, Aku akan memberkati kalian dan membuat nama kalian menjadi besar, sehingga kalian akan menjadi berkah.” (Genesis 12: 1-2).

Akulah Tuhan yang membawa kalian keluar dari Ur dari Chaldees, dan memberikan tanah ini untuk menjadi milik kalian. (Genesis 15:7).

Dan Aku akan memberikan kepada kalian, dan benih (keturunan) kalian, tanah dimana kalian merupakan orang asing. Di tanah Kanaan, untuk menjadi milik abadi; dan Aku akan menjadi Tuhan mereka. Kemudian Tuhan berkata kepada Abraham, oleh karena itu engkau, dan para keturunan mereka harus menjaga janjiKu ini. (Genesis 17: 8, 9).

Dengan bergantung pada interpretasi yang telah dipelintir dari ayat-ayat tersebut, para Zionis mengklaim bahwa dengan janji abadi Tuhan kepada Abraham (Ibrahim) dan keturunannya tersebut, sama artinya bahwa Israel memiliki “kedaulatan politik yang tidak dapat dibantah” terhadap tanah yang dijanjikan, yang menurut versi Yahudi ditarik dari sungai Nil di Mesir hingga sungai Eufrat di Irak.

Klaim Zionis tersebut sesat, bahkan dari sudut pandang Alkitab, karena janji Tuhan diberikan kepada Abraham (Ibrahim) dan seluruh keturunannya; bukan hanya kepada Israel. Ibrahim adalah bapak dari banyak bangsa, bukan hanya satu bangsa, seperti yang terlihat dalam kutipan berikut:

Dan Tuhan Berkata, “JanjiKu ada bersamamu, dan engkau akan menjadi bapak dari berbagai bangsa. Namamu bukan lagi Abram, namun menjadi Abraham; karena Aku telah menjadikanmu bapak dari banyak bangsa. Aku akan menjadikanmu amat subur; dan Aku akan menciptakan banyak bangsa darimu, akan ada banyak raja yang berasal dari keturunanmu.” (Genesis 17: 3-6)

Seperti diketahui, Alkitab menyebutkan mengenai dua putra Abraham: Putra pertamanya adalah Ishmael (Ismail), da yang kedua adalah Isaac (Ishak). Suku Arab berasal dari keturunan Ismail, dan Yahudi berasal dari keturunan Ishak. Ibu dari Ismail adalah Hajar dari Mesir, yang telah menerima janji yang berbunyi:

“Aku akan membuat keturunanmu menjadi amat banyak sehingga tidak dapat dihitung.” (Genesis 16: 1 – 15).

“Keturunanmu adalah (bangsa) Arab, yang tinggal di jazirah Arab.” (Genesis 25: 13 -18)

Namun kubu Zionis berpendapat bahwa hanya keturunan Ishak yang pantas untuk tinggal di tanah yang dijanjikan kepada para putra Abraham. Karena ibunda Ismail, Hajar, adalah pembantu Sarah, jadi (menurut Yahudi), anak-anaknya tidak memiliki hak atas tanah tersebut.

(Sarah) tidak memiliki keturunan dalam jangka waktu lama. Dia memberikan pembantunya kepada Abraham sehingga ia dapat memiliki keturunan, dan Hajar melahirkan Ishmael. Pada usia 90 tahun, Sarah diberitahu bahwa ia akan melahirkan anak, dan dia hanya tertawa karena mengira bahwa dirinya terlalu tua untuk melahirkan keturunan. Sarah melahirkan Isaac (Yitzhak). Kemudian Sarah mengusir Hajar dan Ishmael, dan mengatakan “anak-anak pembantu tidak akan turut menjadi pewaris bersama dengan anakku, Yitzhak.” (Bereshit 21:10).

Klaim Zionis seperti yang disebut di atas memang sengaja ditujukan untuk menghilangkan hak-hak bangsa Arab atas tanah kelahiran mereka. Cukup menarik untuk melihat bagaimana para arsitek dan pengikut Zionisme memelintirkan ayat-ayat untuk menciptakan klaim tidak masuk akal mereka. Dalam hal ini, mereka menolak untuk mengikuti hukum yang bahkan ada dalam Torah (Taurat):

“Jika seorang pria memiliki dua istri, satu yang dikasihi, dan satunya tidak. Dan keduanya melahirkan keturunan, dan keturunan pertama berasal dari rahim istri yang dibenci: Maka ketika ia hendak mewariskan hartanya kepada keturunannya, ia harus memberikan porsi dua kali lipat untuk diwariskan kepada keturunan dari istri yang dibenci, karena ia adalah permulaan dari kekuatan; hak-hak untuk menjadi pewaris adalah miliknya.” (Deuteronomy 21: 15 -17).

Sudah jelas bahwa status dari ibunda keturunan pertama tidak membuat sang putra kehilangan hak untuk menjadi pewaris (yang dalam hal ini justru mendapatkan hak dua kali lipat dari keturunan lainnya) dari ayahnya. Namun kaum Yahudi, demikian halnya dengan sejumlah sekte Kristen, mengesampingkan aturan sederhana dari Torah, hanya untuk menyingkirkan hak Palestina atas tanah tersebut, yang diberikan Tuhan kepada mereka dan saudara-saudara mereka, putra-putra Isaac.

Kaum Yahudi meyakini superioritas ras mereka, karena menurut mereka, mereka adalah orang-orang pilihan Tuhan. Al Quran, yang dianggap oleh Yahudi sebagai bacaan anti-Semit, dengan jelas menegaskan bahwa anak-anak Israel adalah orang-orang pilihan.

Namun, Al Quran tidak menyebutkan bahwa hal tersebut berarti kaum Yahudi adalah kaum favorit. Status khusus tersebut hanya berarti bahwa Tuhan memilih bani Israel sebagai pembawa pesan Tuhan; misalnya saja, karena ada banyak nabi yang berasal dari Israel.

Sebagai sebuah komunitas, bangsa Yahudi tidak berhati-hati terhadap misi yang dipercayakan kepada mereka, dan dibandingkan dengan bangsa lain, mereka cenderung amat santai dalam hal kepatuhan terhadap Tuhan dan para nabinya. (Exodus 32: 1 – 9).

Cara-cara kaum Yahudi memperlakukan para nabi dapat dilihat dari pengalaman para nabi tersebut, sebagaimana dijabarkan dalam Kitab Perjanjian Lama. Umat Muslim, dan mungkin juga Kristiani, akan mengatakan bahwa inilah alasan mengapa Tuhan membuat mereka mengalami banyak kesusahan yang terus berulang.

Yang ingin ditekankan di sini adalah, kaum Yahudi, Kristiani dan Muslim adalah pengikut tradisi keagamaan yang serupa; dan para penduduk Timur Tengah, apapun agama mereka, adalah anak-anak Ibrahim, entah berasal dari Ismail maupun Ishak.

Kaum Yahudi, Kristen maupun Muslim tidak dapat menyangkal hal ini, karena memang dinyatakan di kitab suci masing-masing. Hal ini mungkin dipandang sebagai sebuah sinar harapan untuk penyelesaian krisis Timur Tengah. Namun tentu saja, ketika ada kebanggaan berlebihan atas politik ras atau suku, maka keadaan akan memburuk dan menjadi semakin buruk, seperti yang terjadi saat ini.

Gerakan Zionisme bermula pada tahun 1882, dengan tujuan untuk mendapatkan apa yang mereka anggap sebagai janji eksklusif Tuhan untuk Yahudi. Para ekstremis diantara mereka meyakini bahwa mereka hanya dapa t hidup sebagai Yahudi yang sesungguhnya hanya jika mereka mempraktikkan seluruh hukum dalam Torah. Hal ini hanya dapat dimungkinkan jika mereka kembali ke tanah yang dijanjikan. (Karen Armstrong, The Battle for God, halaman 258).

Gerakan Zionisme menganggap tanah Palestina sebagai tempat dari bangsa baru mereka. Mereka memulai gelombang imigrasi dari Eropa ke berbagai pemukiman di Palestina. Pada waktu itu, Palestina merupakan bagian dari kekuasaan Ottoman.

Hingga permulaan abad ke-20, kebanyakan Yahudi yang tinggal di Palestina melakukan praktik tradisional yang ortodoks, menghabiskan waktu mereka untuk mempelajari teks-teks religius. Keterikatan mereka terhadap tanah Palestina lebih merupakan keterikatan religius, bukannya nasional, dan mereka tidak terlibat dalam gerakan Zionisme, yang bermula di Eropa dan dibawa ke tanah Palestina melalui proses imigrasi.

Sebagian besar Yahudi yang berimigrasi dari Eropa menjalani kehidupan yang lebih sekuler dan berkomitmen pada tujuan untuk menciptakan sebuah negara Yahudi yang modern dan independen. Zionisme,atau nasionalisme Yahudi, dipengaruhi oleh ideologi nasionalis.

Bagi kaum Yahudi fundamentalis, tanah, orang-orang dan Torah adalah trilogi yang tidak dapat dipisahkan, masing-masing dianggap suci. Mereka menganggap pencaplokan dan penjajahan seluruh tanah yang dijanjikan adalah sebuah tugas religius, tidak peduli siapapun yang menjadi pemiliknya pada saat ini.

Mereka meyakini bahwa dalam upaya tersebut, Yehovah ada bersama mereka. Dengan alasan ini, bagi Israel, kritikan terhadap keberingasan mereka, atau resolusi PBB yang menentang penjajahan di tanah Arab, tidak menjadi masalah yang berarti.

Bukanlah sebuah paradoks bahwa kaum Yahudi, yang mengaku menjadi korban holocaust kini menerapkan holocaust yang serupa terhadap rakyat Palestina. Ketika para pemimpin Zionis menuding rakyat Palestina dengan tuduhan fundamentalis religius dan terorisme, maka seluruh dunia yang beradab mempercayai mereka.

Namun pada kenyataannya, bisa dilihat sendiri siapakah yang lebih fundamentalis atau lebih pantas dicap sebagai teroris jika bukan kaum Zionis yang secara terbuka melanggar batas tanah Arab, menghancurkan rumah-rumah Arab, membantai para warga Arab, termasuk wanita dan anak-anak atas nama Yehovah. (SMcom)

Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to Facebook

Top 10 Teori Tentang Misteri Segitiga Bermuda

Asal kata Segitiga Bermuda, seperti yang kita sebut hari ini, diciptakan oleh penulis Vincent Gaddis pada tahun 1964 ketika ia menulis sebuah cerita sampul untuk majalah Argosy tentang menghilangnya Penerbangan 19 secara misterius. Juga dikenal sebagai ‘Segitiga Setan’ atau ‘Pulau Setan’,

Menurut banyak ilmuwan hari ini, bagaimanapun batas-batas misteri itu didefinisikan antara fantasi dan fiksi. Segitiga Bermuda sangat dikenal sebagai tempat dimana kapal-kapal dan pesawat telah menghilang secara lebih misterius , tapi mengapa?

Berikut adalah sepuluh alasan yang banyak diyakini orang tentang Segitiga Bermuda dengan reputasi sebagai pusat cerita misteri, seperti tentang penculikan mahluk asing, kapal hantu, monster laut, portal waktu, dan kegilaan serta kekacauan lainnya.

10. Sisa teknologi dari kota Atlantis yang hilang

Dari berbagai klaim tentang Segitiga Bermuda, salah satu dugaan adalah bahwa tempat itu adalah lokasi kota Atlantis yang hilang. Edgar Cayce meramalkan bahwa pada tahun 1968 arkeolog akan menemukan pintu masuk ke kota Atlantis tenggelam di dekat Bimini di Segitiga Bermuda.

Pada saat itu batu yang membentuk dinding ditemukan terbenam secara disengaja di sebuah pulau di Bahama dan banyak yang beranggapan ini adalah bukti dari kota Atlantis yang hilang.

Menurut legenda, kota Atlantis mempunyai pembangkit energi dari kristal dimana sampai hari ini masih mengirimkan gelombang energi, karena lokasi kristal yang terkubur di bawah laut yang menyebabkan kapal dan pesawat akan terganggu pada peralatan navigasinya.

Teori konspirasi hari ini juga berspekulasi tentang sebuah pangkalan militer di bawah air yang dikenal sebagai Underwater Area 51, salah satu alasan untuk misteri di Segitiga Bermuda.

9. Mesin Waktu

Teori ini masuk di nomor 9 karena kurangnya bukti yang serius. Beberapa laporan mengatakan bahwa sebanyak 1.000 jiwa telah hilang dalam 500 tahun terakhir dan bahwa lebih dari 50 kapal dan 20 pesawat telah hilang dalam 1 abad terakhir.

Angkatan Laut AS dan Coast Guard mengatakan ada bukti kegiatan yang tidak biasa di daerah tersebut. Lalu apakah ada hubungannya dengan perjalanan waktu?

Dugaan ini masih luas beredar di kalangan masyarakat dunia. Namun, ada yang berpikir Segitiga Bermuda memiliki ‘lubang biru’ dianggap sisa-sisa lubang cacing dimana alien lintas dimensi melakukan perjalanan ke Bumi.

8. Penculikan Oleh Alien

Teori Penculikan Alien di segitiga bermuda ada di nomor 8 karena teori itu begitu populer namun sepertinya tidak mungkin. Kecelakaan ‘misterius’ di daerah itu meningkat pada tahun 1967 dengan press release oleh National Geographic Society merinci fenomena aneh di dalam dan sekitar Segitiga.

Tentu saja penculikan alien bukan dugaan, tapi orang-orang segera mulai mengisi kekosongan dengan penjelasan seperti alien mengganggu peralatan navigasi untuk menculik orang.

Kabut psikedelik tahun enam puluhan mulai diangkat sebagai isu saat orang-orang pindah ke 70-an, tetapi gagasan alien berlanjut lama setelah tahun 60-an menjadi memori transendental.

Sebuah pencarian besar di darat dan laut dilakukan untuk menemukan 5 torpedo bomber Angkatan Laut yang menghilang saat melakukan penerbangan rutin serta pesawat penyelamat yang hilang setelah dikirim untuk mencari kru yang hilang.

Penerbangan 19 terdiri dari 13 awak, dan sampai sekarang korban dan puing-puing pesawat tidak pernah diketemukan, termasuk pesawat penyelamat yang terdiri dari 14 orang lainnya yang bermaksud menjadi tim pencari.

7. Serangan yang disengaja untuk menghancurkan

Jauh lebih masuk akal, meski jauh lebih tragis, adalah serangan yang disengaja untuk penghancuran..
Meskipun dalam penerbangan 19 tadi, tidak ada bukti untuk dugaan bahwa pesawat hilang karena serangan yang disengaja, banyak yang percaya ini adalah alasan bagi banyak pesawat dan kapal hilang lainnya di daerah Segitiga Bermuda.

Tindakan penghancuran sengaja mencakup tindakan perang dan pembajakan. Catatan dalam file musuh selama Perang Dunia telah mendokumentasikan banyak kerugian, dan orang-orang yang tidak tercatat, banyak yang diasumsikan telah tenggelam oleh salah satu perampok permukaan atau kapal selam.

Pembajakan oleh Bajak laut, perompak, atau bahkan penyelundup obat bius. Sampai hari ini banyak catatan peristiwa tentang hilangnya kapal karena pembajakan di laut terbuka meskipun Kapten Blackbeard si bajak laut legendaris itu sudah lama tiada

6. Gas Metan

Salah satu Penjelasan tentang segitiga bermuda sebagai laut pemangsa misterius adalah Gas Metan. Teori ini telah difokuskan pada kehadiran bidang besar gas alami yang disebut metana.

Percobaan laboratorium telah membuktikan bahwa gelembung metana memang bisa menenggelamkan kapal dengan mengurangi kepadatan dari air dengan puing-puing dasar laut dan busa yang sangat mungkin untuk naik ke permukaan untuk kemudian dengan cepat menggulingkan kapal.

Teori ni memiliki bukti tambahan dengan peristiwa letusan ‘gunung lumpur’ yang dapat menghasilkan air berbusa yang tidak lagi mampu memberikan daya apung yang memadai untuk kapal, menyebabkan mereka tenggelam sangat cepat tanpa peringatan.

Telah diketahui dari percobaan bahwa gas metana juga dapat mempengaruhi pesawat serta kapal. Publikasi oleh USGS menjelaskan tentang persediaan besar hidrat bawah laut di seluruh dunia.

Tetapi menurut dokumen lainnya, tidak ada rilis besar gas yang diyakini telah terjadi di Segitiga Bermuda selama 15.000 tahun terakhir.

5. Medan Magnet

Kecelakaan aneh di Segitiga Bermuda telah dikaitkan dengan bukti masalah kompas dan navigasi, membuat bidang geomagnetik sebagai kasus nyata, dan teori masuk akal untuk penghilangan yang terjadi di Bermuda.

Masalah dengan peralatan magnetik dari medan geomagnetik adalah 5 dari sepuluh alasan utama Segitiga Bermuda menjadi begitu membingungkan.

Banyak teori bahwa ada anomali magnetik di daerah tersebut dan bahwa wilayah ini termasuk salah satu dari hanya dua tempat di bumi di mana kutub utara dan magnet utara membujur yang dapat menhasilkan bervariasi hasil pada peralatan navigasi.

Dalam kaitannya dengan teori ‘kabut elektronik’ oleh Rob MacGregor dan Bruce Gernon, badai elektromagnetik yang kuat dari dalam bumi menembus ke permukaan dan datang ke atmosfir, lalu meninggalkan kabut di belakangnya.

4. Variasi Arus Teluk

Arus Teluk hampir seperti sebuah sungai dalam laut yang berasal dari Teluk Meksiko dan mengalir melalui Selat Florida ke Atlantik Utara.

Ini mencakup 40 sampai 50 mil luas wilayah dan dapat membawa puing-puing hingga kecepatan permukaan 5,6 mil per jam untuk 2-4 simpul arus dan hal ini tergantung pada pola cuaca.

Arus Teluk dapat dengan mudah memindahkan pesawat atau kapal tentunya, dan selanjutnya, Segitiga Bermuda termasuk sebagai beberapa palung laut terdalam di dunia, yang terdalam mendekati hampir 10.000 meter di bawah laut.

Kapal tetap sangat mungkin ditelan oleh laut ke parit jika tidak oleh arus. Tanpa diduga gelombang tinggi juga telah dilaporkan hingga delapan puluh meter di luar Arus Teluk, menambah sulitnya mencari kapal dan pesawat hilang di laut

3. Gelombang dan Perubahan Cuaca yang Cepat

Badai Karibia Atlantik menghasilkan cuaca tak terduga dan pusaran air dalam area Segitiga Bermuda menjadi salah satu penyebab terbesar misteri lenyapnya kapal dan pesawat di Segitiga Bermuda.

Menurut Norman Hooke yang bekerja untuk Lloyd’s Maritime Information Services di London, “Semua kecelakaan hanya akibat cuaca yang buruk.”

Badai destruktif di daerah tersebut terdokumentasi dengan baik begitu juga dengan gelombang besar yang tiba-tiba menenggelamkan kapal. Penelitian satelit terbaru telah membuktikan satu gelombang tunggal mencapai setinggi 80 kaki atau lebih tinggi di daerah laut terbuka.

2. Human Error

Disorientasi spasial dan kebingungan sensorik, jarang dilakukan pilot tetapi menjadi alasan yang nyata untuk kecelakaan pesawat terbang (87 % disebabkan human eror). Juga fakta bahwa Segitiga Bermuda menjadi daerah yang ramai lalu lintasnya, daripada di daerah lain, menyebabkan kecelakaan lebih banya terjadi.

Kesalahan manusia kemungkinan besar nomor satu yang menjadi penyebab kematian di bermuda tapi ada sesuatu yang lebih besar yang mungkin yang menjadi penyebab dari segala spekulasi.

1. Mitos dan Ramalan

Satu-satunya penjelasan adalah tidak ada penjelasan, Segitiga Bermuda didasarkan pada takhayul oleh imajinasi manusia abad ke-20 menjadi kecenderungan banyak orang condong percaya pada misteri di segitiga bermuda

Sebagai contoh kita akan mengambil klaim tua tentang dongeng pelaut, legenda dan bahkan catatan oleh Christopher Columbus pada daerah tersebut memiliki, “Lampu aneh yang menari-nari di cakrawala, api di langit dan kompas aneh,” dan tambahan-tambahan lainnya yang memperindah dan menambah misteri.

Hari ini diyakini bahwa apa yang Columbus amati sebagai api yang menari-nari ternyata adalah ulah suku primitive Taino yang sedang memasak / menyalakan api di atas kano mereka di dekat pantai.

Pembacaan kompas yang kacau karena adanya salah perhitungan dari gerakan bintang tertentu, dan api di langit itu sebenarnya adalah meteor jatuh ke bumi yang mudah dilihat saat di laut.

Menurut Kamus skeptis, banyak bencana yang diklaim telah terjadi di daerah itu sebenarnya tidak terjadi di Segitiga Bermuda dan misteri sebenarnya adalah mengapa segitiga Bermuda bisa dianggap sebagai Laut yang misterius.

Hari ini meskipun daya pikat misteri di segitiga bermuda telah terungkap dan dipatahkan oleh banyak penjelasan ilmiah oleh peneliti dan ilmuwan yang kredibel di bidangnya, namun cerita misteri tentang Bermuda tetap ada di hati banyak orang. Mungkin karena orang membutuhkan sekedar mitos fiksi untuk sisi imajinasi manusia yang tak terbatas.

Sumber :
danish56.blogspot.com

Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to Facebook